Research

PHINTAS Daily Report 23 Februari 2018

Spekulasi the Fed rate memicu depresiasi nilai tukar Rupiah dan capital outflow yang cukup besar dari Pasar Modal Indonesia dalam satu bulan terakhir. Hal ini memicu konsolidasi (fluktuasi) IHSG pada periode tersebut. Meski demikian, Bank Indonesia (BI) masih optimis dapat mempertahankan kebijakan moneter akomodatifnya, meskipun ruang untuk pelonggaran kebijakan moneter lebih lanjut relatif kecil di tahun 2018. Outlook positif ekonomi Indonesia juga masih terjaga. Hal ini diperkuat dengan tren penurunan kupon Sukuk Ritel dan ORI. Kupon Sukuk Ritel untuk emisi 2018 (SR-010) diperkirakan hanya sebesar 5.9% per tahun, jauh lebih rendah dari kupon SR-008 (2016) yang mencapai 8.3% per tahun.

 

Meski demikian, dalam jangka pendek, waspadai sektor infrastructure related terkait dengan morotarium proyek infrastruktur elevated oleh Pemerintah. Sektor Pertambangan dipengaruhi laporan keuangan yang relatif positif di tahun 2017.

 

Top